18 April 2009

Cara Membuat HostPot

Bagi rekans yang ingin membuat Wi-Fi Hostpot Internet Cafe dan ingin menambah pengetahuan, ini saya akan membagi-bagi pengalaman saya tentang bagaimana cara membuatnya mudah-mudahan dapat beguna bagi rekans sekalian, dan lumayan juga bisa untuk di jual.

Beberapa waktu yang lalu saya mencoba membuat Wi-Fi Hotspot mengikuti tutorial http://www.hendra-k.net/how-to-setup-a-wi-fi-hotspot.html. Pada tutorial tersebut menyebutkan untuk memakai Access Point dari Linsys WRT54G, namun pada saat itu saya mencoba dengan menggunakan dengan Belkin F5D7231-4 AP.

Berikut saya akan mencoba menjelaskan bagaimana cara membuat Wi-Fi Hotspot terserbut :
A.Alat Yang dibutuhkan :
1.Hotspot Access Point device //dalam hal ini saya menggunakan Belkin F5D7231-4 AP.
2. Sebuah komputer yang akan di jadikan sebagai radius server.
3.OS Linux //Saya menggunakan FC4 (Fedora Core 4)
4. Mysql //untuk Authentic melalui database, utk authentic nya bisa dengan beberapa cara seperti : unix user, smb user, file user
5.Apache dengan perl support //utk membuat user authentic melalui web-based, serta utk membuat login authentic via web-based di cgi-bin/hotspotlogin.cgi
6.Chillispot //sistem kerja software ini adalah apabila user belum mendapatkan auth dari server maka ia akan ter-redirect ke halaman login
7. Freeradius //ini berfungsi sebagai pemberi authentifikasi kepada user
8. PhpMyPrepaid //bila anda menggukan authentic melalui database Mysql, bisa juga sebagai pembuat user prepaid utk billing nya

B. Cara Install :
1. Untuk OS tergantung dari distro apa yang anda pakai, kali ini saya memakai distro keluaran dari Redhat yaitu Fedora Core 4. Saya hanya akan menjelaskan cara meng-install-nya dengan cara Distro Fedora Core 4, dan utk yang lain itu tergantung distro apa yang anda pilih.
2. Download dulu mysql-nya; rpm -ivh mysql-4.1.11-2.i386.rpm
3. Download dan install Apache
4. Download chillispot; lalu install rpm -ivh chillispot-1.0.i386.rpm
5.Download Freeradius; lalu istall rpm -ivh freeradius-1.0.2-2.i386.rpm
6. Setelah kita mengintsall Apache dan Mysql lalu kita dapat men-download; extract ke /var/www; lalu edit configurasi

C.Configurasi :
1.Saya mengeset Wi-Fi Hostpot hanya sebagai Access Point //jadi untuk konfigurasi nya semua dari server.
2. Install OS nya seperti kebutuhan anda //dalam hal ini saya memakai server yang telah tersedia yaitu saya memakai server gateway FC4, dan dalam server itu sudah terdapat httpd (apache) dan mysql yang sudah jalan sebelumnya. Karena kita membutuhkan dalam pembuatan radius server yang authentic user-nya malalui Mysql. Jadi selain Mysql dibutuhkan yaitu libmysqlclient.
3.Setelah kita menginstall chillispot maka kita akan mencoba untuk konfigurasi nya :
a. pertama kita harus mematikan service dhcpd yang ada di server kita, biarkan chillispot yang menangani dhcp.
b. # pico /etc/chilli.conf
c. konfigurasikanlah sesuai kebutuhan anda.
d. disini ada beberapa point penting dalam konfigurasinya, yaitu:
* radiussecret //ini dibutuhkan untuk komunikasi antara radius server dan chillispot
* uamserver //copy /usr/share/doc/chillispot-1.0/hotspotlogin.cgi ke /var/www/cgi-bin, jadi nanti utk URL redirect nya akan menjadi https://192.168.0.254/cgi-bin/hotspotlogin.cgi, ingat harus dalam secure line ssl.
e. konfigurasi radius :
* setelah install Freeradius lalu masuklah ke direktori radius konfigurasi berada, bila anda menggunakan FC4 dan memakai RPM dalam menginstallnya maka anda masuk ke direktori /etc/raddb/ dan apabila anda menginstall dengan cara meng-compile sendiri secara default direktori nya ada di /usr/local/etc/raddb/ atau terserah dimana –prefix=PREFIX anda diletakan.
* # pico client.conf :client 192.168.0.254 { secret = //ini untuk membuat komunikasi dalam chillispot dan radius (seperti pada point C.3.d) shortname = localhost nastype = other }
* # pico sql.conf //ini digunakan karena kita akan menggunakan mysql sebagai database user authentic ada beberapa point penting yaitu river = “rlm_sql_mysql” //driver/lib yang digunakan apabila kita menggunakan Mysql, ada beberapa tipe driver disini yaitu : rlm_sql_mysql, rlm_sql_postgresql,rlm_sql_iodbc, rlm_sql_oracle, rlm_sql_unixodbc, rlm_sql_freetds server = “localhost” //server mysql berada. login = “root” //login access ke mysql dan memiliki GRANT ke database radius password = “blablabla” //password dari database-user yang memiliki GRANT ke database radius radius_db = “radius”//database-name dimana user radius berada
* # pico sql dius.confsearch “${confdir}/sql.conf” lalu tambahkan dengan : sqlcounter noresetcounter { counter-name = Max-All-Session-Time check-name = Max-All-Session sqlmod-inst = sql key = User-Name reset = never query = “SELECT SUM(AcctSessionTime) FROM radacct WHERE UserName=’%{%k}’” }untuk authorize ganti dengan : authorize { preprocess chap mschap suffix sql noresetcounter }dan untuk # Authentication ganti dengan: authenticate { Auth-Type PAP { pap } Auth-Type CHAP { chap } Auth-Type MS-CHAP { mschap unix }
4. Sekarang kita akan mencoba men-setting konfigurasi di PhpMyPrepaid sebagai user administrator sekaligus bisa sebagai pembuat prepaid card login serta billing nya.
* Extract ke folder apache berada, default ada di /var/www/
Masuk ke folder phpmyprepaid
* # pico config.inc.php
* disini ada beberapa point penting:
* $dbName=”radius”; //database yang di pakai
* $fpdfdir=”/var/www/phpmyprepaid/fpdf”; //lokasi dari direktori fpdf berada, tanpa “/” (slash)
* $radius_server=”192.168.0.254″; //server radius berada
* $radius_server_port=”1812″; //port yang dipakai oleh radius server
* $radiussecret=”"; //huruf rahasia yang dipakai oleh radius server untuk dapat berkomunikasi, seperti yang ada di point no C.3.e
* # pico dbconnect.php //edit seperti yang di edit di radius server pada point C.3.e
* $my_host = “localhost”;
* $my_user = “root”;
* $my_pass = “”;
* $my_dbase = “radius”;
* Jalankan
http://192.168.0.254/phpmyprepaid/index.php //maka dia akan secara otomatis akan menginstall sendiri
* Masukan username admin dan password admin setelah semua database terinstall.

19 Maret 2009

Kabel Serat Optik

Kabel serat optik

kabel kaca antara 1 – 10 mm untuk jenis monomode dan 50 – 60 mm untuk jenis multi mod
pembungkusnya 125 mm
tiap haspel ( gulungan) dapat membawa kabel fiber optik sampai 1 km
Redaman jauh lebih kecil
Jarak jangkau dapat mencapai 70 km antar repeater.


Filling material

Fiber optik

Kevlar /penyangga

Polyurethane jacket

Kevlar

Poliurethane jacket

Coated aluminium

Black polyethylene outer jacket


n

step index mode

N

Gradual index mode





v Sistem Komunikasi Serat Optik

SKSO à Sistem komunikasi yang dalam pengiriman dan penerimaan sinyal informasinya menggunakan sumber optik dan detektor optik
Serat optik terdiri dari tiga bagian utama yaitu :
Core : 2 µm – 125 µm, terbuat dari gelas halus
cladding : 5 µm – 500 µm, terbuat dari gelas halus
coating : terbuat dari plastik
Serat Optik



1. Single Mode Fiber

v Jenis-jenis Serat Optik

Diameter core < Diameter cladding
Digunakan untuk transmisi jarak jauh
à rugi-rugi transmisinya sangat kecil

bandà frekuensi yang lebar

2. Multimode Step Index Fiber

Ukuran intinya berkisar 50 mm – 125 mm dengan diameter cladding 125 mm – 500 mm
Diameter core yang besar digunakan agar penyambungan kabel lebih mudah
Hanya baik digunakan untuk data atau informasi dengan kecepatan rendah dan untuk jarak yang relatif dekat


3. Multimode Graded Index Fiber

0,5 dB

Rugi-rugi konektor

0,2 dB

Rugi-rugi sambungan

0,25 dB/km

Attenuasi maksimum pada 1550 nm

0,4 dB/km

Attenuasi maksimum pada 1310 nm

2 mm

Diameter Cladding ( 1550 nm )

2 mm

Diameter Cladding ( 1310 nm )

0,5 mm

Mode Field Diameter ( 1550 nm )

0,5 mm

Mode Field Diameter ( 1310 nm )

Single mode

Tipe Kabel

Nilai

Karakteristik

Diameter corenya antara 30 mm – 60 mm sedangkan diameter claddingnya 100 mm – 150 mm
Merupakan penggabungan serat single mode dan serat multimode step index
Biasanya untuk jarak transmisi 10 – 20 km à pentransmisian informasi jarak menengah seperti pada LAN
Spesifikasi Teknis Kabel Serat Optik Menurut PT. Telkom



Sentral

FTTZ K

A

optik FTTB N

T

FTTZ O R

FTTZ A

N

kabel tembaga

FTTC FTTH

FTTZ = Fibre to the Zone (RK) FTTC= to the curb(DP)

FTTB = Fibre to the Building FTTH= to the home



Contoh Penyambungan Serat Optik



Propagasi lewat kabel optik

Index bias kaca 1,3 – 1,5
n = c/v c= 3.108 m/s
Jika n = 4/3
maka v=2,25 108 m/s

Panjang gel cahaya dalam kabel optik dapat 0.8 nm, 1.3 nm atau 1550 nm.
Membawa 40.000 VBW atau video
Bebas interferensi


Perambatan multi mode


Step index mode

Gradual index mod

2.5

2.0

1.5

1.0

.5

db/km

.8 .9 1 1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 1.6 1.7 n m

Redaman oleh kabel optik pada berbagai macam panjang gelombang.



Perhitungan redaman dan jarak jangkau kabel optik

O/p pemancar = 0 dBm minimal power di penerima –37dBm.

Kehilangan power terjadi pada:

Konektor dikedua sisi (1 dB/sisi) 2 dB
Margin untuk penyambungan jika putus 6 dB
Redaman per sambungan /splicing 0,1 dB
Redaman fiber optik 0,2 dB/km
Redaman per km menjadi 0,3 dB/km
Maka jarak antara terminal menjadi (37–2-6)/0,3=97 km



Konektor

Input serial light Light output

Data source source Detektor serial data

fiber optik dengan sambungan



v Penyambungan Serat Optik

Berdasarkan sifatnya, penyambungan serat optik dapat dibedakan menjadi :

Sambungan yang sifatnya permanen
à digunakan untuk menyambungkan dua buah serat optik

à teknik fusion splice

Sambungan yang sifatnya tidak permanen
à menyambungkan serat optik dengan perangkat agar mudah dilepas dan dipasang lagi

à menggunakan alat yang disebut konektor


Perangkat yang digunakan dalam pengujian performansi kabel serat optik



O T D R

Kemampuan OTDR

Mengukur jarak
Mengukur besar loss rata-rata (dB/km)
Mengetahui jenis sambungan
Mengetahui lokasi titik penyambungan dan berapa besar lossnya
Apabila ada gangguan pada serat, maka dapat diketahui apakah patahan atau redaman


Pengukuran dengan OTDR

Deskripsi Tugas

OTDR



Penyambungan Serat Optik menggunakan Fusion Splicer

Menggunakan metode lebur (fusion splice)
Dilakukan dengan meleburkan ujung-ujung dari serat optik yang akan disambungkan dengan menggunakan laser
Menghasilkan loss umumnya kurang dari 0.06 dB



Langkah-langkah penyambungan serat optik menggunakan metode fusion splicer

Deskripsi Tugas



Langkah – langkah Penyambungan

Fiber Optik:

Tahap pemotongan

Tahap Penyambungan



Kabel coaxial / bawah laut

Contoh kabel coaxial Kabel antena TV.
Redamannya < kabel tembaga biasa.
Kapsitasnya penyalurannya mencapai 4000 kanal @3 KHz VBW
Pada kabel laut digunakan kawat penguat karena perenggangan yang cukup besar.
Rangkaian pengulang ( repeater ) untuk hubungan yg jauh
jarak repeater antara 10 km dan dibutuhkan catuan listrik DC
Contoh : kabel transatlantik th 1976, kapasitas 4000 @ 3 KHZ bw, maks frek 28 MHz, 1 kabel dengan diameter 2.4 cm, repeater terbuat dari transistor berjarak 6 km. Panjang kabel = 6400 km.

Sumber :http://fi31riken.multiply.com/journal/item/9/Kabel_Serat_Optik

24 Februari 2009

jenis-jenis linux

Ada beberapa linux yang saya ketahui. Diantaranya adalah sebagai berikut :

Linux Debian
Linux Redhat
Linux Mandrake
Linux Caldera Open
Linux Slackware
Linux SuSe
Linux Corel
Linux Turbo
Linux Ubuntu
Linux Fedora

16 Februari 2009

CARA SHARING ANTAR FILE KOMPUTER

Cara sharing antar komputer:

1. Klik kanan start
2. Explore
3. Cari folder yang akan dishare
4. Klik kanan
5. Sharing and security

3 Februari 2009

mikrotik

Membuat Router dengan Mikrotik


1. Install mikrotik :

2. Login Pada Mikrotik Routers melalui console
Login: admin
Password:

3. Melihat Interface yang terpasang pada router mikrotik, hal ini dilakukan untuk
mengetahui apakah Interface yang terpasang bisa digunakan atau tidak.
[admin@Mikrotik] > interface print
Flags: X - disabled, D - dynamic, R - running
# NAME TYPE RX-RATE TX-RATE MTU
0 R ether1 ether 0 0 1500
1 R ether2 ether 0 0 1500
[admin@Mikrotik] >



4. Memberikan IP address pada interface Mikrotik. Misalkan ether1 akan kita gunakan
untuk koneksi ke Internet dengan IP 192.168.50.6 dan ether2 akan kita gunakan
untuk network local kita dengan IP 192.168.60.1
[admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.50.6 netmask=255.255.255.0
interface=ether1
[admin@Mikrotik] > ip address add address=192.168.60.1 netmask=255.255.255.0
interface=ether2

5. Melihat konfigurasi IP address yang sudah kita berikan
[admin@Mikrotik] >ip address print

6. Memberikan default Gateway, diasumsikan gateway untuk koneksi internet adalah
192.168.50.1
[admin@Mikrotik] > /ip route add gateway=192.168.50.1

7. Tes Ping ke Gateway untuk memastikan konfigurasi sudah benar......
[admin@Mikrotik] > ping 192.168.50.1

8. Setup DNS pada Mikrotik Routers
[admin@Mikrotik] > ip dns set primary-dns=192.168.0.10 allow-remoterequests=no
[admin@Mikrotik] > ip dns set secondary-dns=192.168.0.11 allow-remoterequests=no

9. Tes untuk akses domain, misalnya dengan ping nama domain
[admin@Mikrotik] > ping yahoo.com....

10. Setup Masquerading, Hal ini dilakukan agar client computer pada network dapat
terkoneksi ke internet.
[admin@Mikrotik] > ip firewall nat add action=masquerade out-interface=ether1
chain: srcnat
[admin@Mikrotik] >

11. Melihat konfigurasi Masquerading
[admin@Mikrotik] ip firewall nat print

sumber :pak sulistiono

27 Januari 2009

Sistem Operasi Jaringan
Friday,
Mar
28,
Posted by Cempluk at 3/28/2008 01:35:00 PM
Labels: teknologi

Sesuai fungsi komputer pada sebuah jaringan, maka tipe jaringan komputer dibedakan menjadi dua tipe:

Jaringan peer to peer
Jaringan client/server

Jaringan peer to peer

Setiap komputer yang terhubung pada jaringan dapat berkomunikasi dengan komputer-komputer lain secara langsung tanpa melalui komputer perantara.
Pada jaringan ini sumber daya terbagi pada seluruh komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut, baik sumber daya yang berupa perangkat keras maupun perangkat lunak dan datanya
Komputer yang terhubung dalam jaringan peer to peer pada prinsipnya mampu untuk bekerja sendiri sebagai sebuah komputer stand alone.
Tipe jaringan seperti ini sesuai untuk membangun sebuah workgroup dimana masing-masing penguna komputer bisa saling berbagi pakai penggunaan perangkat keras.



Jaringan client/server

Terdapat sebuah komputer berfungsi sebagai server sedangkan komputer yang lain berfungsi sebagai client
Komputer server berfungsi dan bertugas melayani seluruh komputer yang terdapat dalam jaringan tersebut.
Sedangkan komputer client (workstation) sesuai dengan namanya menerima lanyanan dari komputer server


Untuk membangun suatu jaringan client-server diperlukan beberapa bagian:

Suatu komputer sebagai pusat data yang disebut sebagai file-server.
Komputer sebagai tempat kerja yang disebut sebagai workstation.
Peralatan jaringan seperti network interface card, hub dan lainnya.
Media penghubung antarkomputer.
System operasi jaringan seperti Windows 2000 server, Windows 2003 server, windows NT server, NetWare, unix, dan lainnya.
System operasi untuk workstation seperti DOS, Windows 3.1x, windows 9x, windows NT workstation, Windows XP, dan lainnya.


Komputer server bertugas dan berfungsi untuk:

Melayani dan mengontrol seluruh jaringan.
Melayani permintaan-permintaan dari komputer workstation.
Mengontrol hubungan komputer satu dengan komputer yang lain, termasuk hubungannya dengan perangkat-perangkat lain yang terdapat di dalam jaringan.

Adapun bentuk layanan (service) yang diberikan komputer service adalah:
Disk sharing, yaitu berupa penggunaan kapasitas disk secara bersama pada komputer client.
Print sharing, yaitu berupa penggunaan perangkat printer secara bersama-sama.
Penggunaan perangkat-perangkat lain secara bersama, demikian pula dengan data dan sistem aplikasi yang ada.
Mengatur keamanan jaringan dan data dalam jaringan.
Mengatur dan mengontrol hak dan waktu akses perangkat-perangkat yang ada dalam jaringan.
Untuk memilih komputer server harus memperhatikan :

Sistem operasi yang digunakan.
Sistem aplikasi yang akan dijalankan.
Arsitektur jaringan yang diterapkan.
Jumlah komputer workstation dalam jaringan yang dilayani.
.Kemampuan dan daya tahan beroperasi dalam jangka waktu tak terbatas.
Kompatibelitas terhadap produk jaringan lainnya.
Dukungan teknis dari vendor perangkat tersebut.

Perangkat lunak dalam sebuah jaringan komputer terdiri dari dua perangkat utama, yaitu:

Perangkat lunak sistem operasi jaringan.
Sistem aplikasi yang digunakan untuk bekerja

Contoh sistem operasi jaringan :

Novell Netware dari Novell dengan dedicated servernya.
Windows NT dari Microsoft.
Unix yang dikenal dengan multiusernya.


Novell Netware itu..

Novell Netware yang menggunakan dedicated server dimana komputer server memang khusus untuk melayani komputer client
Protokol jaringan menggunakan IPX/SPX
Telah dirilis versi 5
Untuk versi 4 kebawah bisa menggunakan pentium atau dibawahnya (80486 atau bahkan 80386)
Namun untuk versi 5 disarankan menggunakan pentium
.Jumlah workstation yang ditangani menentukan besar kecilnya komputer server yang digunakan,
contoh: untuk mengontrol kurang lebih 100 work-station bisa digunakan 386 namun jika workstation lebih 100 harus menggunakan komputer yang lebih maju.
.Kebutuhan memori juga berpengaruh terhadap kinerja server.
Kebutuhan memori dasar adalah 8 MB, kebutuhan memori untuk fasilitas-fasilitas tambahan pada netware kurang lebih 4 MB,
untuk setiap penggunaan kapasitas atau volume hard disk sebesar 1 GB diperlukan tambahan memori kurang lebih 8 MB,
disamping itu dibutuhkan memori tambahan untuk meningkatkan kineja hard disk (disk caching) sebesar kurang lebih 4 MB.


Windows NT itu..

.Berbeda dengan Novell Netware yang menggunakan dedicated server, windows NT menggunakan non-dedicate server sehingga memungkinkan untuk bekerja pada komputer server.
.Protokol jaringan menggunakan TCP/IP
.Untuk workstationnya bisa menggunakan sistem operasi windows NT workstation atau Windows XP.
.Penggunaan server windows NT optimal untuk jaringan yang menggunakan aplikasi-aplikasi berbasis windows atau aplikasi-aplikasi grafis dan multimedia.
.Pada windows NT Microsoft memperkenalkan sebuah konsep manajemen jaringan dengan system domain, yaitu suatu pengelompokan secara logika terhadap beberapa komputer dalam jaringan, yang memungkinkan jaringan dikelola dari satu titik sebagai satu unit.
.sistem domain ini dimaksudkan untuk memudahkan dan meningkatkan system manajemen jaringan, yaitu dengan menyediakan satu titik pencatatan untuk validasi pada jaringan.
.Titik tersebut memberikan ijin kepada user untuk menggunakan resource pada jaringan sesuai dengan yang telah ditentukan. Untuk mendapatkan ijin tersebut, user cukup melakukan login pada titik tersebut sebagai domainnya.


Linux itu..

.Linux pada awalnya dibuat oleh Linus Torvalds di Universitas Helsinki, Finlandia
.Kemudian dikembangkan dengan bantuan banyak progremer dan pakar Unix di Internet
.Linux adalah sistem operasi komputer yang berbasis dan mirip dengan unix
.Sekarang Linux bisa diperoleh dari distribusi yang umum digunakan seperti : RedHat, Debian,Slackware, Caldera, Turbo Linux dan lain-lain

sumber :http://andibagus.blogspot.com/2008/03/sistem-operasi-jaringan.html